Skripsi/Tugas Akhir
Analisis Efektivitas K13 dan Kurikulum Merdeka Terhadap Prestasi Siswa Sman 13 Makassar Menggunakan Uji Mann-Whitney U
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kurikulum K13 dan Kurikulum Merdeka terhadap prestasi siswa di SMAN 13 Makassar menggunakan Uji Mann-Whitney U. Metode ini diterapkan untuk menguji apakah terdapat perbedaan signifikan dalam pencapaian akademik, tingkat kehadiran, dan pemanfaatan media teknologi dalam pembelajaran antara kedua kurikulum. Data diperoleh dari nilai akademik, tingkat kehadiran, serta kuesioner yang disebarkan kepada siswa, kemudian dianalisis menggunakan Python sebagai alat bantu analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara siswa yang mengikuti K13 dan Kurikulum Merdeka dalam pencapaian akademik (p-value = 0,6876) dan tingkat kehadiran siswa (p-value = 0,6964). Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kurikulum bukan faktor utama yang memengaruhi prestasi akademik dan kehadiran siswa. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam pemanfaatan media teknologi dalam pembelajaran, di mana siswa yang mengikuti Kurikulum Merdeka lebih sering mendapatkan pelatihan teknologi dibandingkan dengan siswa yang mengikuti K13 (p-value = 0,0216). Hasil ini menunjukkan bahwa analisis berbasis data dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas kurikulum dalam dunia pendidikan. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi memiliki peran penting dalam pembelajaran modern. Oleh karena itu, penggunaan analisis data dapat membantu sekolah dan pengambil kebijakan dalam mengevaluasi implementasi kurikulum guna meningkatkan kualitas pendidikan.
Kata Kunci: K13, Kurikulum Merdeka, Prestasi Siswa, Uji Mann-Whitney U
ABSTRACT
This study aims to analyze the effectiveness of the K13 Curriculum and Kurikulum Merdeka on student achievement at SMAN 13 Makassar using the Mann-Whitney U Test. This method is applied to examine whether there are significant differences in academic achievement, attendance rates, and the use of technology in learning between the two curricula. Data were collected from academic scores, attendance records, and questionnaires distributed to students, then analyzed using Python as a statistical analysis tool. The results indicate that there is no significant difference between students following the K13 Curriculum and Kurikulum Merdeka in terms of academic achievement (p-value = 0.6876) and attendance rates (p-value = 0.6964). Overall, the findings suggest that the type of curriculum is not the main factor influencing students' academic performance and attendance. However, there is a significant difference in the use of technology in learning, where students in Kurikulum Merdeka receive more frequent technology training compared to those in the K13 Curriculum (p-value = 0.0216). These findings indicate that data-driven analysis can be used to evaluate curriculum effectiveness in the education sector. Furthermore, this study emphasizes that technology utilization plays a crucial role in modern learning. Therefore, data analysis can assist schools and policymakers in evaluating curriculum implementation to enhance education quality.
Keywords: K13 Curriculum, Kurikulum Merdeka, Student Achievement, Mann-Whitney U Test
Tidak ada salinan data
Universitas DIPA Makassar
NPP 7371142D1000002
Jln. Perintis Kemerdekaan KM.9
Telp. (0411)587194
Hotline: +6281228221994
WhatsApp Admin: +6281342092072
e-Mail: perpustakaan@undipa.ac.id
© 2025 — Perpustakaan UNDIPA Makassar - SLiMS